Selamat Datang di Blog Horti Fresh

Senin, 01 April 2013

Faktor Biotik dan Abiotik


FAKTOR BIOTIK DAN ABIOTIK
         Ekosistem adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya.
         Ekosistem bisa dikatakan juga suatu tatanan kesatuan secara utuh dan menyeluruh antara segenap unsur lingkungan hidup yang saling mempengaruhi
Konsep Ekosistem
         Populasi : sekelompok makhluk hidup dari spesies  pada tempat dan waktu yang sama.
         Komunitas : Kumpulan populasi dari tumbuhan dan hewan yang hidup bersama pada lingkungan yang sama pula.
         Habiat : tempat tinggal suatu makhluk hidup
         Nisia : cara hidup yang khusus dari makhluk hidup
Unsur ekosistem
         Autotrofik, adalah suatu organisme yang mampu menyediakan atau mensintesis makanannya sendiri yang berupa bahan organik
         Heterotrofik, adalah organisme yang mampu memanfaatkan hanya bahan-bahan organik sebagai bahan makanannya, bahan tsb disintesis oleh organisme lain.
Faktor Biotik
         Faktor biotik adalah faktor hidup yang meliputi semua makhluk hidup di bumi, baik manusia, tumbuhan maupun hewan.
         Dalam ekosistem : produsen (tumbuhan hijau), konsumen (herbivora, karnivora, dan omnivora), dan dekomposer/pengurai (mikroorganisme).
  • Tumbuh-tumbuhan
            Tumbuh-tumbuhan yang besar, merupakan pelindung bagi tumbuh-tumbuhan kecil yang berada di bawahnya.
         Bakteri saprofit merupakan jenis tumbuhan mikro yang terdapat di dalam tanah yang membantu menghancurkan sisa tumbuhan atau hewan sehingga dapat menyuburkan tanah.
  • Hewan 
- Hewan juga memiliki peranan besar bagi penyebaran tumbuh-tumbuhan 
- Misalnya serangga dapat membantu proses penyerbukan. Sementara kelelawar, burung, dan tupai membantu penyebaran tumbuhan berbiji.
  • Manusia 
- Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya manusia menyebarkan tumbuhan budi daya dari tempat yang satu ke tempat yang lain.  
- Mengubah lingkungan melalui penebangan, pemupukan, irigasi, dan reboisasi.  
- perubahan lingkungan flora oleh manusia relatif lebih cepat dibandingkan oleh faktor biotik lainnya.
Faktor abiotik
         Faktor abiotik adalah faktor tak hidup yang meliputi faktor fisik dan kimia yang secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi pertumbuhan tanaman
         Faktor fisik utama yang mempengaruhi ekosistem
  • Suhu 
Suhu berpengaruh terhadap ekosistem karena suhu merupakan syarat yang diperlukan organisme untuk hidup. Ada jenis-jenis organisme yang hanya dapat hidup pada kisaran suhu tertentu.
  • Sinar matahari 
Sinar matahari mempengaruhi ekosistem secara global karena matahari menentukan suhu. Sinar matahari juga merupakan unsur vital yang dibutuhkan oleh tumbuhan sebagai produsen untuk berfotosintesis.
  • Air 
Air berpengaruh terhadap ekosistem karena air dibutuhkan untuk kelangsungan hidup organisme
  • Tanah 
Tanah merupakan tempat hidup bagi organisme. Jenis tanah yang berbeda menyebabkan organisme yang hidup didalamnya juga berbeda. Tanah juga menyediakan unsur-unsur penting bagi pertumbuhan organisme, terutama tumbuhan.
  • Ketinggian 
Ketinggian tempat menentukan jenis organisme yang hidup di tempat tersebut, karena ketinggian yang berbeda akan menghasilkan kondisi fisik dan kimia yang berbeda.
  • Angin 
Angin selain berperan dalam menentukan kelembapan juga berperan dalam penyebaran biji tumbuhan tertentu.
  • Garis lintang 
Garis lintang yang berbeda menunjukkan kondisi lingkungan yang berbeda pula. Garis lintang secara tak langsung menyebabkan perbedaan distribusi organisme di permukaan bumi. Ada organisme yang mampu hidup pada garis lintang tertentu saja.
 
Peran Komponen Ekosistem
         Dalam Aliran Energi
            Dalam aliran energi makhluk hidup berperan sebagai PRODUSER, KONSUMER ATAU DEKOMPOSER
Ø  Produser adalah makhluk hidup yang dapat melakukan fotosistesis, dapat mengubah materi anorganik menjadi organik
Ø  Konsumer tdd ;
            konsumer primer (herbivor). Ex: serangga, mamalia pemakan rumput, zooplankton
            Konsumer sekunder (karnivor). Ex : laba-laba, katak, burung, ikan  
            Konsumer tersier (karnivor puncak). Ex : elang
Ø  Dekomposer (pengurai) : makhluk hidup yang memperoleh makanannya dengan menguraikan senyawa organik dari makhluk hidup yang telah mati.
Interaksi Antar Komponen Ekosistem
A. Interaksi antar organisme
         Semua makhluk hidup selalu bergantung kepada makhluk hidup yang lain. Tiap individu akan selalu berhubungan dengan individu lain yang sejenis atau lain jenis, baik individu dalam satu populasinya atau individu-individu dari populasi lain.
a. Netral
         Hubungan tidak saling mengganggu antarorganisme dalam habitat yang sama yang bersifat tidak menguntungkan dan tidak merugikan kedua belah pihak, disebut netral. Contohnya : antara capung dan sapi
b. Predasi
         Predasi adalah hubungan antara mangsa dan pemangsa (predator). Hubungan ini sangat erat sebab tanpa mangsa, predator tak dapat hidup. Sebaliknya, predator juga berfungsi sebagai pengontrol populasi mangsa. Contoh : Singa dengan mangsanya, yaitu kijang, rusa,dan burung hantu dengan tikus
c. Parasitisme
         Parasitisme adalah hubungan antar organisme yang berbeda spesies, bilasalah satu organisme hidup pada organisme lain dan mengambil makanan dari hospes/inangnya sehingga bersifat merugikan inangnya.
         contoh : Plasmodium dengan manusia, Taeniasaginata dengan sapi, dan benalu dengan pohon inang

B. Interaksi Antar populasi
         Antara populasi yang satu dengan populasi lain selalu terjadi interaksi secara langsung atau tidak langsung dalam komunitasnya. Contoh interaksi antar populasi adalah sebagai berikut
a. Alelopati
         Alelopati merupakan interaksi antarpopulasi, bila populasi yang satu menghasilkan zat yang dapat menghalangi tumbuhnya populasi lain. Contohnya, di sekitar pohon walnut (juglans) jarang ditumbuhi tumbuhan lain karena tumbuhan ini menghasilkan zat yang bersifat toksik. Pada mikroorganisme istilah alelopati dikenal sebagai anabiosa.Contoh, jamur Penicillium sp. dapat menghasilkan antibiotika yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri tertentu.
b. Kompetisi
         Kompetisi merupakan interaksi antarpopulasi, bila antarpopulasi terdapat kepentingan yang sama sehingga terjadi persaingan untuk mendapatkan apa yang diperlukan. Contoh, persaingan antara populasi kambing dengan populasi sapi di padang rumput.

C. Interaksi Antar Komunitas
         Komunitas adalah kumpulan populasi yang berbeda di suatu daerah yang sama dan saling berinteraksi. Misalnya, komunitas sawah dan sungai. Komunitas sawah disusun oleh bermacam-macam organisme, misalnya padi, belalang, burung, ular, dan gulma. Komunitas sungai terdiri dari ikan, ganggang, zooplankton, fitoplankton, dan dekomposer. Antara komunitas sungai dan sawah terjadi interaksi dalam bentuk peredaran nutrien dari air sungai ke sawah dan peredaran organisme hidup dari kedua komunitas tersebut

D. Interaksi Antar komponen Biotik dengan Abiotik
            lingkungan biotik dan abiotik secara terus menerus memiliki dampak satu dengan yang lainnya sehingga menghasilkan hubungan saling ketergantungan yang kompleks. Hal tersebut dapat menciptakan keseimbangan alam.
            Contoh : Tumbuhan memerlukan cahaya untuk fotosintesis. Dari hasil fotosintesis, tumbuhan mengeluarkan Oksigen yang kemudian digunakan oleh hewan dalam proses respirasi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar