Selamat Datang di Blog Horti Fresh

Minggu, 14 April 2013

Hubungan Tanah dan Tanaman


Pendahuluan
n        Pohon tergantung pada tanah utk tumbuh dan bertahan hidup
n        Tanah mempunyai sifat fisik, kimia dan biologi
n        Tanah berubah secara kontinu seiring dengan waktu dan iklim
BAHAN-BAHAN PENYUSUN TANAH
n        25% Air
n        25% Udara
n        45% Bahan Mineral
n        5% Bahan Organik
Fungsi Tanah
n        Penopang mekanis
n        Tempat pertukaran gas, air, mineral
n        Habitat bagi organisma-mikroba
Morfologi
n        Profil tanah dibentuk oleh horison
n        Horison tanah dpt terdiri dari:  O, A, B, C
Sifat-sifat Tanah
n        Warna:  tergantung pada kandungan mineral, organik
n        Tekstur tanah:  ukuran partikel:  pasir, debu, liat
        lempung paling baik utk tanaman pertanian 
Struktur Tanah
n        Merupakan gumpalan kecil dari butir-butir tanah
n        Gumpalan struktur ini terjadi karena butir-butir pasir, debu dan liat terikat satu sama lain oleh suatu perekat seperti bahan organik, oksida-oksida besi dan lain-lain
Bahan Organik
        Memperbaiki aerasi dan porositas tanah
        Suplay hara bagi pohon dan mikroba
        Memegang dan mempertukarkan hara
        Serasah: bahan organik diurai menjadi unsur-unsur (hemiselulosa, lignin, minerals)
Air Tanah
n        Berperan penting dlm aerasi, temperatur, aktivitas mikrobial, erosi
n        Efisiensi penggunaan air (ditunjukkan oleh Rasio Transpirasi/TR): gram air yg ditranspirasikan utk menghasilkan 1 gram bahan kering
        TR utk pohon: 150 - 350
        Tanaman pertanian: 400 - 800
Organisme Tanah
n        Mendekomposisi tanah dan menyediakan hara
n        Memperbaiki struktur tanah dan aerasi (cacing, tikus, dll)
Sifat-sifat Kimia
n        Koloid Tanah
n        Mineral Liat
n        Koloid Organik
n        Kapasitas Tukar Kation:  tanah punya kemampuan utk memegang dan mempertukarkan ion-ion (H, Al3, Ca2+)
Koloid tanah
n        Koloid tanah adalah bahan minera dan bahan organik tanah yang sangat halus sehingga mempunyai luas permukaan yang sangat tinggi per satuan berat (massa)
n        Koloid = (glue like) bahasa Yunani
n        Termasuk koloid tanah
            - Liat (koloid anorganik), tapi tidak semua bersifat koloidal
            - Humus ( koloid organik)
n        Ukuran kurang dari 1 μ
n        Partikel koloid (micell) bermuatan negatif sehingga bisa menarik ion-ion bermuatan positif
MINERAL  LIAT
n        Mineral liat adalah mineral yang berukuran kurang dari 2 μ
n        Terbentuk karena :
                        1.  Rekristalisasi (sintesis) sintesis dari pelapukan mineral primer
                        2.  Alterasi (perubahan) langsung dari mineral primer yang telah ada (ex.                       mika  menjadi ilit)
KAPASITAS TUKAR KATION
Jumlah kation yang dapat dipertukarkan dari
suatu permukaan koloid dan dinyatakan dalam
mili ekivalen tiap 100 gram disebut kapasitas
tukar kation (KTK)
Kemampuan koloid menukarkan kation
dinyatakan dalam me/100 gram
KEJENUHAN BASA (KB)
Konsepsi perbaikan pH pada tanah organik
Kejenuhan basa ditentukan melalui KTK total dan berapa banyak basa yang terdapat di dalam tanah yang dapat dipertukarkan
Kejenuhan basa, salah satu ciri penting dalam tanah artinya persentase dari KTK total yang ditempati basa Ca, Mg, K, dan Na
Umumnya
-KB tanah daerah kering > daerah basah karena basa tidak tercuci pada daerah kering, sedangkanpada daerah basah mudah tercuci
-tanah asal batuan kapur dan batuan beku basa > batu
 Batu beku masam
-KB ---pH +kesuburan
-KB --- ketersediaan unsur hara
Kejenuhan basa tanah organik (gambut) < 10%
Kejenuhan basa tanah organik + 30%, sudah baik bagi tanaman
Tanah mineral
Liat tipe 1:1----KB 40-60%
Liat tipe 2:1----KB 50-80%

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar